200 Petugas Diterjunkan, Amankan Alat Peraga Pilkada Tangsel
|
SETU – Jelang Penetapan Calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel Tahun 2024, 200 Aparat diturunkan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Tangsel untuk menertibkan Alat Peraga berbagai titik dan ruas jalan, di wilayah Kota Tangerang Selatan. Sabtu, (21/9/2024).
Adapun Bawaslu turun bersama tim gabungan dari jajaran Pengawas Kecamatan, Kelurahan, Satpol-PP, Dinas Perhubungan dan BPBD. Sebelum penertiban APS, Bawaslu Tangsel melaksanakan apel gabungan di halaman Disdukcapil.
Ketua Bawaslu Kota Tangerang Selatan, Muhamad Acep mengatakan, penertiban dilakukan guna mewujudkan kesetaraan antara seluruh paslon yang bertarung. Maka dari itu, seluruh jenis AP akan dilibas habis tanpa pengecualian. Termasuk yang memuat wajah paslon petahana dalam bentuk apapun.
Misalnya bentuk poster sosialisasi layanan atau program yang dimiliki oleh pemerintah kota.
"Penertiban hari ini sudah kita bagi tim. Untuk di jalan-jalan kota dan provinsi itu akan dilakukan oleh Satpol PP, sementara jalan kecamatan dan kelurahan itu akan ditertibkan oleh Trantib bersama teman-teman Panwascam dan Pengawas Kelurahan," katanya.
Penertiban dimulai terhitung sejak hari ini hingga 24 September 2024 mendatang. Jelang Tahapan masa Kampanye yang dimulai pada 25 September mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah - (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo mengatakan, pihaknya mendukung penertiban yang dilakukan oleh Bawaslu Tangsel.
"AP itu harus dibersihkan sampai dengan masuk masa kampanye. Karena nanti akan berganti sampai Alat Pegara Kampanye (APK). Hal ini harus dilakukan untuk memberikan kesetaraan pada seluruh pasangan calon. Kesetaraan itu menjadi dasar utama agar semua calon ini tidak dikebiri berkampanyenya nanti," ungkapnya.
Sementara itu di sisi lain, Ia menyatakan, pihaknya juga telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menurunkan seluruh bentuk alat sosialisasi yang memuat wajah calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan.
Sebab seperti diketahui, Keduanya kini kembali mencalonkan diri dengan status petahana.
Meski begitu, Bambang memastikan bahwa seluruh layanan pemerintah akan terus berjalan secara optimal.
"Akan menjadi target utama pada kegiatan ini. Pelayanan pasti fungsi pemerintah terus berjalan. Tapi misalnya di luar layanan publik, misalkan ada bentuk sosialisasi program yang memampang foto Wali Kota dan Wakil Wali Kota itunya yang akan ditutup. Saya sebagai bagian birokrasi pasti akan menginstruksikan dan itu sudah kita keluarkan untuk melakukan penurunan sementara sampai dengan pencoblosan nanti," pungkasnya.
Dia menambahkan ada respon positif dari parpol sehingga sebagian sudah menurunkannya sendiri. Dan hari ini penertiban dilakukan terhadap APK yang belum ditertibkan. “Kita juga telah meminta Panwaslu Kecamatan dan PKD melakukan pemantauan dan menertibkan APK yang hari ini masih terpasang," tutupnya.
Penulis dan Foto : Riky Firmansyah
Editor : Annisa Fitrah Laela